Definisi apa itu SEO
“Optimisasi Mesin
Pencari atau Search Engine Optimization (SEO) adalah sebuah proses untuk
mempengaruhi tingkat keterlihatan (visibilitas) sebuah situs web atau sebuah halaman web di hasil
pencarian alami (sering disebut juga
dengan pencarian tak-berbayar, pencarian non-iklan, atau pencarian organik) dari sebuah mesin pencari.”
SEO atau kepanjangan
dari (Search Engine Optimization) adalah suatu cara atau teknik untuk
membuat situs atau blog kita berada pada halaman/posisi satu di mesin pencarian
(search engine) seperti Google, Bing, dan Yahoo. Pengertian dari SEO
juga sangat luas tetapi semuanya mencakup hal yang sama yaitu mengoptimisasi
suatu halaman website/blog agar berada pada halaman/posisi satu di search
engine dengan kata kunci yang ditarget.
Non-SEO VS SEO
Organik dan non-organik tak hanya
bisa Anda temui di supermarket, tetapi juga di dunia digital. Bagi mereka yang
ingin meningkatkan bisnis online atau memiliki website, maka pasti mengerti
akan istilah SEO (search engine optimization).
SEO merupakan sebuah strategi yang menggunakan metode untuk meningkatkan frekuensi sebuah website di mesin pencari, seperti Google. Tujuannya adalah untuk meningkatkan volume traffic ke situs Anda. Di SEO ada dua metode populer, yaitu SEO organik dan non-organik.
SEO Organik, biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengekseksinya, namun menghasilkan dampak dalam jangka panjang. SEO organik bekerja degan fokus pada pembuatan konten, membangun link, optimaasi meta-tag hingga peningkatan keyword. SEO Organik cenderung dapat menarik 80 persen traffic. Biaya untuk menggunakan strategi ini juga cenderung lebih murah.
Sedangkan SEO Non-organik dapat menghasilkan hasil yang lebih cepat dibandingkan SEO organik, namun efeknya kurang efektif dalam jangka panjang. SEO non-organik bekerja dengan cara melibatkan iklan berbayar di mesin pencarian, seperti PPC (pay per click).
Bagi seorang blogger atau pemilik website, trafik pengunjung yang datang menjadi sesuatu yang penting. Inilah salah satu tugas dari seorang jasa SEO atau pun sebuah perusahaan digital agency. Digital agency bisa menerapkan teknik-teknik SEO sesuai keinginan klien dan menjelaskan manfaat dari setiap strategi tersebut. Pada gilirannya, website atau blog klien bisa mengalami peningkatan traffic dan menaikkan tingkat pendapatan penjualan.
SEO merupakan sebuah strategi yang menggunakan metode untuk meningkatkan frekuensi sebuah website di mesin pencari, seperti Google. Tujuannya adalah untuk meningkatkan volume traffic ke situs Anda. Di SEO ada dua metode populer, yaitu SEO organik dan non-organik.
SEO Organik, biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengekseksinya, namun menghasilkan dampak dalam jangka panjang. SEO organik bekerja degan fokus pada pembuatan konten, membangun link, optimaasi meta-tag hingga peningkatan keyword. SEO Organik cenderung dapat menarik 80 persen traffic. Biaya untuk menggunakan strategi ini juga cenderung lebih murah.
Sedangkan SEO Non-organik dapat menghasilkan hasil yang lebih cepat dibandingkan SEO organik, namun efeknya kurang efektif dalam jangka panjang. SEO non-organik bekerja dengan cara melibatkan iklan berbayar di mesin pencarian, seperti PPC (pay per click).
Bagi seorang blogger atau pemilik website, trafik pengunjung yang datang menjadi sesuatu yang penting. Inilah salah satu tugas dari seorang jasa SEO atau pun sebuah perusahaan digital agency. Digital agency bisa menerapkan teknik-teknik SEO sesuai keinginan klien dan menjelaskan manfaat dari setiap strategi tersebut. Pada gilirannya, website atau blog klien bisa mengalami peningkatan traffic dan menaikkan tingkat pendapatan penjualan.
Kelebihan dan Kekurangan Non-SEO VS SEO
Kelebihan
Kekurangan
Dari tabel kelebihan
dan kekurangan non-SEO dan SEO di atas dapat kita tarik kesimpulan bahwa hasil
pencarian SEOadalah hasil pencarian utama dan hasil pencarian non-SEO adalah hasil
pencarian tambahan atau sementara. Karena adanya hasil pencarian utama ini,
maka Google mendapatkan tambahan income yang sangat banyak. Itu kalau dari sisi
bisnis.
Namun bukan berarti
hasil pencarian non-SEO tidak memiliki nilai sama sekali. Jika Anda bisa
mengoptimisasi keduanya, non-SEO dan SEO dengan sangat baik, maka hal tersebut
akan lebih baik dibandingkan hanya menggunakan salah satunya saja. Karena
masing-masing saling melengkapi.
Catatan: Hasil
pencarian non-SEO biasanya dipakai oleh situs web baru agar bisa cepat
memasarkan produk atau jasanya untuk mendapatkan keuntungan, sambil terus
mengoptimisasi situs web tersebut secara SEO.
Tujuan SEO
Sedangkan tujuan SEO yang utama, yang kita bisa lihat dan tangkap dari
definisi apa itu SEO di Wikipedia bahasa Indonesia, adalah terkait dengan
trafik, yaitu berfokus untuk meningkatkan trafik. Dan ini adalah efek netto atau tujuan yang
akan tercapai manakala tujuan dasar SEO (meningkatkan ranking) sudah tercapai.
Tujuan SEO yang utama adalah berikut ini:
1. Meningkatkan Volume
Trafik Kunjungan Pengguna Internet
Supaya sebanyak-banyaknya pengunjung
mendatangi situs kita dengan menjadi yang paling banyak diklik (berada di area
berwarna merah pada click heatmap yaitu di bagian separuh halaman di atas/upper
fold, lebih baik lagi menjadi nomor 1 – 3 di SERP).
Meningkatkan Kualitas
Trafik Kunjungan Calon Konsumen Produk atau Jasa Anda
Sebanyak mungkin pengunjung tersebut adalah
pengunjung yang ditargetkan sesuai kata kunci yang akan Anda pilih, sehingga
lalu-lintas / trafik pengunjung / kunjungan yang datang memang membutuhkan dan
sedang mencari apa-apa yang Anda tawarkan di situs Anda. Hal ini menciptakan
trafik kunjungan yang berkualitas ke situs Anda).
3. Mempertahankan Kedua
Jenis Trafik di Atas Secara Berkesinambungan
Sebagaimana Anda
dipahami, dengan riset kata kunci yang benar dan proses SEO yang baik,
peringkat pencarian yang bagus tercapai, maka ketiga tujuan utama SEO di atas
akan mudah segera dicapai.
Jika tujuan SEO Anda
tercapai, dari tujuan dasar dan tujuan utama ini, maka dapat dipastikan akan
banyak trafik tertarget menuju situs web atau halaman web yang Anda optimisasi
untuk mesin pencari. Semakin banyak trafik tertarget, maka potensi tercapainya
objektif atau tujuan akhir dari situs Anda akan semakin tinggi.
Manfaat SEO
1. Konversi Umum
o o Meningkatnya
popularitas dan otoritas situs web Anda sehingga mudah dijangkau oleh calon audience, pengguna
informasi, atau konsumen produk/jasa yang Anda targetkan.
o o Meningkatnya otoritas,
brand, dan kepercayaan konsumen atau komunitas terhadap perusahaan, professional, atau
personal Anda, sehingga situs Anda menjadi acuan atau referensi di bidangnya
(dengan syarat situs Anda memiliki isi yang unik, bagus, dan berotoritas /
authorized contents).
2. Konversi Utama
o Akibat konversi umum di atas, maka terjadilah konversi
mikro seperti kembalinya
pengunjung ke situs Anda, waktu kunjungan yang relatif lebih lama, dan
interaksi lainnya yang menyatakan penilaian positif pengunjung situs kepada situs
web Anda.
o Akibat konversi mikro di atas, maka tingkat
pencapaian objektif utama situs web Anda juga akan meningkat. Inilah yang
disebut dengan konversi makro: misalnya meningkatnya transaksi penjualan jika situs Anda
berkategori situs komersial misalnya toko online atau agen perjalanan wisata,
meningkatnya jumlah pengunjung harian jika situs Anda adalah situs berita,
meningkatnya jumlah pelanggan artikel terbaru jika situs Anda adalah situs
produk informasi terkait industri atau bidang tertentu, dan seterusnya.
Konversi
dari trafik pengunjung bisa diupayakan dengan formula
konversi (conversion formula) diantaranya dengan menyediakan
komponen-komponen tertentu di situs web Anda seperti form pendaftaran online,
kalimat-kalimat yang mengajak untuk melakukan suatu aksi (call-to-action atau
CTA) atau tombol-tombol seperti “Beli Sekarang” atau “Daftar Sekarang” yang
terkait pemenuhan objektif situs Anda, dan sejenisnya. Bidang ilmu
khusus yang mempelajari bagaimana meningkatkan tingkat konversi adalah conversion
rate optimization (CRO).
Keuntungan dari SEO
Setelah manfaat SEO dirasakan, maka giliran tibalah keuntungan
yang didambakan tiba. Sebagaimana di atas, jika situs Anda berkategori komersil
seperti toko online, maka keuntungan materil berupa profit atau revenue akan didapat. Jika
situs Anda terkait dengan yayasan dan kegiatan sosial atau pendidikan gratis
bagi mereka yang tidak mampu atau jauh dipelosok daerah tanpa sekolah fisik,
maka keuntungan
moril menjadi pencapaian
keuntungan SEO ini.
Jadi keuntungan yang bisa didapat dari SEO adalah keuntungan
moril dan/atau keuntungan materil, sesuai objektif utama dari situs web Anda.
Catatan penting: Karena keuntungan SEO adalah hasil akhir per
satuan waktu yang dicapai, maka bisa dirumuskan ukuran pencapaian SEO Anda
dalam satuan Keseluruhan Biaya SEO dibagi Total Keuntungan SEO (atau Total Cost SEO/Total Benefit SEO). Jika hasilnya kurang dari 1, maka artinya
pencapaian SEO Anda belum optimal a.k.a. Optimisasi SEO Belum Optimal.
Jenis Penargetan SEO
Secara umum jenis penargetan SEO adalah jenis
penargetan web, seperti pada
ilustrasi dan contoh di atas. Namun, Google menyediakan beberapa jenis hasil
pencarian seperti pencarian gambar (image search), pencarian lokal (local search), pencarian video (video search), pencarian akademik (academic search), dan pencarian berita (news search).
Selain jenis pencarian Web, jenis pencarian local (local search) juga sangat penting untuk dipahami karena
Google memberikan bobot lebih pada hasil pencarian sesuai posisi geografi
pengguna internet pada saat melakukan pencarian. Dan karenanya jangan heran
jika hasil pencarian bisa berubah-ubah, sesuai lokasi dari si pencari.
Mengasyikkan bukan? Nah, setelah Anda memahami tentang apa itu
SEO, langkah
selanjutnya adalah memahami proses-proses unik SEO yang harus Anda kuasai untuk
mencapai semua tujuan, manfaat, dan keuntungan dari SEO secara optimal.
Jenis-jenis Optimisasi Pada SEO
Setelah panjang-lebar berteori dengan beberapa ilustrasi di
atas, atau sudah ada beberapa kata kunci (hasil dari proses riset kata kunci)
dalam genggaman Anda, mungkin Anda sekarang punya pertanyaan: “Jadi bagaimana cara
terbaik saya untuk melakukan SEO?”
Good
question!
Secara umum, ada dua jenis optimisasi pada SEO. Yang pertama
adalah Optimisasi Halaman atau Optimisasi Di-Halaman (SEO On-Page) dan yang kedua adalah Optimisasi Di
Luar-Situs (SEO Off-Site).
Namun secara lengkap sebenarnya ada 2 jenis optimisasi lainnya
yang seringkali dipisahkan dari dua jenis optimisasi utama di SEO. Dua
optimisasi lainnya tersebut adalah Optimisasi Domain dan Optimisasi Kata Kunci dan Lainnya. Bersama-sama Optimisasi Luar-Situs, kedua
jenis optimisasi ini termasuk dalam kategori optimisasi tingkat lanjut.
Berdasarkan
informasi di atas, berikut ini pembagian jenis optimisasi SEO berdasarkan
tingkat kesulitannya:
1. Optimisasi Tingkat Dasar
SEO On-Page
2. Optimisasi Tingkat Lanjut
SEO Off-Site
SEO Domain
SEO Kata Kunci dan Lainnya
Optimisasi Halaman (SEO On-Page)
Optimisasi
Halaman (SEO On-Page) adalah proses di mana Anda melakukan perubahan di halaman
web Anda agar halaman tersebut menurut mesin pencari menjadi relevan dengan kata
kunci yang dicari oleh pengguna di internet. SEO On-Page ini termasuk kategori
Optimisasi SEO Tingkat Dasar.
Misalnya sebagaimana ilustrasi sebelumnya, Anda pemilik situs
web agen perjalanan umroh dan memasarkan paket umroh untuk tahun 2015. Setelah
Anda melakukan riset kata kunci, Anda mendapatkan kata kunci utama umroh 2015 dan kata kunci pendukung umroh
murah 2015.
Cara
melakukan optimisasi halaman adalah dengan memastikan kata kunci-kata kunci
tersebut berada di bagian-bagian halaman web berikut ini:
1. Nama domain (jika memungkinkan, untuk kata kunci pendek)
2. Title tag (tag judul)
3. Meta description tag
4. Kategori dan
sub-kategori halaman
5. URL
6. Breadcrumbs
7. Headings (h1, h2, h3, dan seterusnya)
8. Image dan Image slider (nama file dan alt text)
9. Isi halaman (body copy), berupa kata kunci tersebut dan
kata yang terkait seperti sinonom-sinonimnya dan variasi kata bentukannya.
10. Tautan eksternal ke
situs otoritas seperti
perusahaan-perusahaan dan organisasi-organisasi yang penting
Sekali lagi, tujuan Optimisasi Di-Halaman ini adalah agar halaman
web Anda relevan (atau
sangat-sangat relevan) terhadap kata kunci yang dicari oleh pengguna internet
sehingga waktu pengguna berada di halaman web Anda semakin lama (dan hal ini
semakin baik!). Juga kembalinya lagi pengunjung lama ke halaman web Anda
tersebut menandakan web Anda relevan, unik, dan memiliki informasi yang
bernilai, mendalam, yang dibutuhkan pengunjung situs web Anda sesuai kata kunci
yang sudah Anda sebar di elemen-elemen halaman web Anda tersebut.
Karena SEO On-Page ini terkait dengan bahasa HTML, script
blogger atau php untuk WordPress, maka diperlukan pemahaman mengenai bahasa
HTML, blogger tag, atau php agar tidak terjadi kesalahan saat melakukan
Optimisasi Halaman. Salah satu situs yang bagus untuk belajar HTML adalah Prothelon. Atau Anda juga bisa mengikuti pelatihan Paket SEO Blogspot
atau WordPress di SEM & SEO Management untuk sekalian mempelajari HTML dan
bahasa pemprograman web lain yang diperlukan untuk melakukan SEO On-Page.
Optimisasi Luar-Situs (SEO Off-Site)
Optimisasi Luar-Situs (SEO Off-Site) adalah proses di mana Anda melakukan peningkatan nilai
(popularitas) pada faktor-faktor di luar situs Anda yang mempengaruhi peringkat halaman web Anda
sesuai kata kunci yang Anda bidik.
Mengapa
hal yang di luar situs menjadi penting bagi mesin pencari?
Ilustrasi
Bayangkan jaman old school dahulu pada saat pemilihan ketua kelas melalui pemungutan suara
seluruh murid di kelas. Dari 3 kandidat terpilih, seluruh murid menuliskan
pilihan mereka di atas secarik kertas. Murid A memilih kandidat no.1, murid B
memilih kandidat no. 3, dan seterusnya. Setelah semua kertas terkumpul, maka
dibacakanlah semua isi kertas tersebut. Diantara ketiga kandidat ketua kelas
itu, siapa yang meraih suara (pilihan/vote) terbanyak dan disetujui oleh
bapak/ibu guru, maka dialah yang berhak menjadi ketua kelas.
Backlink
“Backlink,
juga dikenal sebagai link masuk, inbound link, inlink, dan link balik (atau tautan-balik), adalah link (atau tautan) yang masuk ke sebuah situs web atau
halaman web. Dalam terminologi
dasar link, backlink adalah link apapun yang diterima oleh sebuah node web
(halaman web, direktori, situs web atau domain tingkat atas) dari node web
lain.
Inbound link yang awalnya penting (sebelum munculnya search
engine) sebagai dasar navigasi web; hari ini, kepentingannya terletak pada
peringkat dari search engine optimization (SEO). Jumlah dan
kualitas backlink adalah salah satu indikasi popularitas atau pentingnya
website atau halaman (misalnya,
ini digunakan oleh Google untuk menentukan PageRank dari halaman web). Di luar
SEO, backlink halaman web mungkin kepentingan pribadi, budaya atau semantik
signifikan: mereka menunjukkan siapa yang membuat perhatian ke halaman
tersebut.”
Itulah
definisi dari Wikipedia. Memang awalnya agak membingungkan bagi yang baru
mempelajari mengenai apa itu SEO Off-site. Maka untuk lebih jelasnya kita
analogikan ilustrasi pemilihan ketua kelas tadi dengan arti tautan atau
backlink ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar